Ponorogo, Indostory.id – Sebanyak 281 pemuda dari setiap desa di Kabupaten Ponorogo telah menjalani pelatihan selama dua hari di kawasan Telaga Ngebel. Dalam upaya mengoptimalkan potensi digital, mereka dilatih menjadi konten kreator untuk mempromosikan keberagaman UMKM, seni budaya, alam, dan kuliner di desa masing-masing.

“Satu desa satu pemuda hebat yang bisa melek digital, kita berikan pembekalan baik sebagai konten kreator maupun bermedia sosial yang positif,” kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Para peserta diharapkan dapat menggali potensi di desanya dan menjadi pioner dalam tim promosi, membantu desa-desa menjadi lebih dikenal. Program ini telah berjalan sejak 2022 dan akan dilanjutkan pada 2024 dengan fokus berbeda.

Wakhid Purwanto, Kabid Pemuda dan Olahraga, Disbudparpora menambahkan bahwa tahun ini, materi pelatihan difokuskan pada seni dan budaya. Setelah pembekalan teori di Gedung Korpri Ponorogo, para peserta dapat langsung berpraktek di Telaga Ngebel.

“Embrionya ya dari sini, pemkab memberikan wadah dan pendampingan, setelah itu peserta yang akan mengeksplorasi dan promosi,” tambahnya.

Pemuda yang terlibat diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif, memajukan desa mereka melalui eksploitasi potensi lokal yang kreatif. Program ini merupakan langkah konkret dalam membangun kesadaran digital dan promosi lokal di Kabupaten Ponorogo.

Reporter : Dwi
Editor : Putra

Komentar