Surabaya – Usai resmi menyandang status level 1 Kota (Pemkot) Blitar, menjadi pilot project Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Uji coba PPKM Level 1 di Kota Blitar ini bakal menjadi yang pertama kali dilakukan di Provinsi Jatim. Dimana penerapan PPKM Level 1 new normal pada perpanjangan PPKM hingga 18 Oktober mendatang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan aapresiasinya atas status level 1 Kota Blitar. Ia pun meminta seluruh pejabat dan masyarakat untuk mempertahankan capaian saat ini.

“Alhamdulillah, Kota Blitar berhasil masuk level 1 berdasarkan kualifikasi Inmendagri. Apalagi Kota Blitar jadi satu-satunya yang akan dilakukan uji coba pemberlakuan PPKM Level 1 oleh pemerintah pusat, semoga daerah lain di Jatim menyusul,” ujarnya, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/10).

Khofifah menambahkan penerapan uji coba level 1 ini akan tetap diimbangi dengan tindakan testing, tracing dan treatment (3T), serta peningkatan disiplin protokol kesehatan.

Nantinya dalam pemberlakukan uji coba level 1, sesuai petunjuk pemerintah pusat juga telah membentuk task force atau gugus tugas yang terdiri para pakar di bidangnya untuk memantau penerapan PPKM Level 1 new normal.

Dimana task force ini akan tinggal sementara waktu di Blitar untuk melakukan pemantauan dan pengawasan. Apabila penerapan PPKM Level 1 new normal di Kota Blitar ini nanti berhasil, pemerintah akan memperluasnya ke kota-kota yang masuk PPKM Level 1.

“Kalau ini nanti berhasil akan dikembangkan ke kabupaten/kota yang dapat masuk level 1 sesuai Inmendagri berikutnya,”pungkasnya.(red)*

Komentar