Ponorogo – Menjadi santri tidak hanya menuntut ilmu di pondok saja, namun juga memiliki pemikiran yang luas serta berani keluar negeri untuk untuk menuntut ilmu. Mungkin hal tersebut yang dilakukan oleh Al-Ustadz Ahmad Saifulloh, yang merupakan salah satu Putra Gontor yang baru saja menyelesaikan studi lanjutnya di Australia.

“Kaderisasi merupakan salah satu panca jangka Pondok Modern Darussalam Gontor.
Al-Ustaz Ahmad Saifulloh merupakan salah satu putra Gontor yang baru menyelesaikan studynya di luar negeri,” kata Humas Pondok Modern Darussalam Gontor, Ustaz Taufik Affandi.

Lanjutnya, ia menyelesaikan program doktornya di University of Sydney, Australia. Selain itu jug menulis disertasi dengan judul “Indonesian Pesantren, Creating Good Citizens for Indonesia’s Multicultural Society” dan menjadi dosen peraih gelar Doktoral ke-42 di Universitas Darussalam Gontor.

Awal September, Ahmad Saifulloh telah memasukkan draft disertasinya untuk dikoreksi. Setelah melalui beberapa kali revisi oleh tim supervisor, pada 29 September 2021 yang lalu, dirinya telah menyerahkan draft akhir disertasinya kepada 3 profesor penguji. Hal tersebut menjadi tanda berakhirnya masa studi doktoralnya.

“Berbeda dengan kampus di Indonesia, kebanyakan kampus di Australia tidak ada viva voce atau ujian terbuka,” katanya.

Ustaz Saifulloh merupakan Awardee Australia Awards Scholarship untuk studi doktoral di Australia. Beasiswa tersebut Ia terima sejak tahun 2017 dan berakhir ketika draft disertasi telah diserahkan kepada penguji. Oleh karena itu, dirinya telah berencana untuk kembali ke tanah air.

“Rencananya tanggal 7 Oktober ini, ia bersama dengan istri dan 4 putra-putrinya, akan terbang dari Australia ke Jakarta,” pungkasnya.(red)*

Komentar