Surabaya – Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual didalam sebuah lembaga pendidikan, hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada saat meresmikan sentra Hak Kekakyaan Intelektual (HKI) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

“Semuanya itu hanya bisa dilakukan kalau HKI nya juga clear. Kami senang melihat sentra HKI ini diresmikan dan mudah-mudahan sebagai politeknik yang paling produktif di Indonesia, dalam hal HKI ini akan semakin terdorong lagi,” tuturnya.

Lanjutnya, Kita ingin membangun ekosistem dimana setelah HKI ini ada, ada tindak lanjutnya. Artinya kemudian ada langkah-langkah menuju prototipyng hingga bahkan ke tahap prakomersial dan komersial.

Selain itu, menurut Emil mengatakan bahwa programming dan hardware menjadi satu kesatuan yang akan mengambil peran penting dalam masa mendatang

“Masa depan kita ini elektronik, bukan hanya programmingnya saja, tetapi hardware nya juga penting,” imbuhnya.

Masih menurut Emil, eksistensi PENS ini sudah luar biasa dalam mendorong talenta-talenta kita yang memiliki kompetensi dibidang elektronik.

Terkait hal ini, penerapan teknologi bisa menjadi pemacu untuk memberikan akselerasi terhadap lahirnya inovasi-inovasi yang lain.

“Penerapan tekhnologi digital ini mengakselerasi berbagai inovasi lain. Baik mechanical yang menjadi mechatronic, artificial intelligence, dan sebagainya. Semuanya ini mendorong terobosan-terobosan baru dimana kita harus bergegas untuk segera memanfaatkan itu.” jelasnya.(red)*

Komentar